Thursday, April 16, 2009

Mw Perkasa, Jangan Mpe Sengsara

Disfungsi ereksi atau orang lebih mengenalnya dengan istilah impotensi dapat menjadi masalah yang besar bagi penderitanya. Sebenarnya pria yang mengalami disfungsi ereksi tak berarti kehilangan gairah seksual secara permanent. Hasrat bercintanya tetap menggebu, namun karena ereksinya terganggu, sehingga hubungan seksual gagal dilakukan hal inilah yang kadang membuat frustasi bagi penderita maupun pasangannya.
Sayangnya,
seringkali rasa malu mengalahkan frustasi penderita. Sehingga mereka tidak segera mencari pertolongan. Bukan dengan berobat ke dokter, malah mengkonsumsi obat-obat yang banyak dijual di toko obat kuat yang tengah menjamur di pinggir jalan. Padahal, belum tentu yang dikonsumsi obat adalah benar untuk mengatasi disfungsi ereksi. Salah-salah, bukannya mengobati penyakitnya, justru malah menyerang organ tubuh lain yang sebenarnya tidak bermasalah.
Salah satu obat yang dikenal oleh kaum pria pada umumnya adalah sildenafil atau lebih dikenal dengan nama viagra. Tahukah kamu, bahwa sebenarnya penemuan Viagra itu tidak disengaja? awalnya, tahun 1991, Dr. Nicholas Terret dan timnya di perusahaan farmasi Pfizer sedang meneliti sildenafil (molekul UK-92, 480) sebagai obat hipertensi dan angina pektoris. Namun efek sildenafil terhadap angina ternyata sangat minimal. Hasil yang didapat justru di luar dugaan. Salah satu relawan justru merasakan ereksi pada penisnya. Menurut hipotesis, ereksi merupakan efek samping sildenafil. Jadi, tujuan semula mencari obat yang akan melebarkan pembuluh darah sekitar kardiovaskuler, malah melebarkan pembuluh darah di tempat lain. Pfizer memutuskan untuk melanjutkan clinical trial untuk lebih menggali potensi sildenafil sebagai obat disfungsi ereksi. Ian Osterloh adalah peneliti Pfizer yang amat berperan dalam penemuan sildenafil untuk indikasi disfungsi ereksi, sedangkan Peter Dunn dan Albert Wood adalah yang berjasa mensintesis sildenafil dalam bentuk pil. Sildenafil mendapat ijin FDA sejak 27 Maret 1998 dan kini menjadi leader dalam pengobatan disfungsi ereksi. Sekitar 600.000 dokter meresepkan sildenafil di 110 negara.
Tahu nggak peristiwa apa yang terjadi ketika penis berereksi, dan gimana caranya Viagra bi
sa membantu mengatasi disfungsi ereksi ?

Hmm begini ceritanya…..

Mekanisme fisiologis ereksi pada penis pada saat ada stimulasi seksual melibatkan pelepasan suatu senyawa, yaitu oksida nitrat (nitric oxide = NO), dari bagian penis yang disebut corpus cavernosum. NO ini akan mengaktifkan enzim guanilat siklase, yang menyebabkan peningkatan senyawa siklik guanosin monofosfat (cGMP), yang selanjutnya menyebabkan pelebaran pembuluh darah di sekitar corpus cavernosum, sehingga darah dapat mengalir ke penis dan menyebabkan pembesaran penis. cGMP ini bisa diuraikan/didegradasi oleh enzim yang namanya fosfodiesterase-5 (PDE5). Kalau cGMPnya habis, jadi lemes deh…

Si Viagra ini bekerja dengan cara menghambat kerja enzim PDE5, sehingga ketika terjadi stimulasi seksual dan pelepasan NO, penghambatan terhadap PDE5 akan meningkatkan jumlah cGMP yang bertanggung-jawab terhadap ereksi penis. Mula kerja Viagra (Sildenafil) antara ½ jam – 1 jam. Sedangkan masa kerjanya berkisar 5-10 jam. Namun viagra ini ngga ngefek jika diminum tanpa adanya stimulasi seksual.

Namun jangan sembarangan menggunakan Viagra. Bagaimanapun obat tak ada yang tak berefek samping. Efek samping umum Viagra antara lain sakit kepala, gangguan pencernaan, gangguan penglihatan, dll. Viagra dapat menimbulkan gangguan penglihatan karena obat ini tidak begitu selektif dalam menghambat PDE-5 namun juga menghambat PDE-6, jenis enzim yang letaknya di mata. Kondisi ini menyebabkan penglihatan mata menjadi biru (blue vision). Obat ini juga tidak bisa diminum bersamaan dengan makanan karena absorsi (penyerapannya) akan terganggu jika lambung dalam kondisi penuh. Viagra harus digunakan dengan resep dokter, dan pasien dengan gangguan kardiovaskuler harus sangat berhati-hati menggunakan obat ini. Nah, sebelum memutuskan akan menggunakan obat ini, pikirkan dulu untung ruginya. Jangan sampai mau perkasa, malah sengsara.

Tuesday, April 14, 2009

DIA Dengar DoaQ

Tak ada yang lebih ajaib daripada saat kita mengetahui bahwa diam-diam kita dicintai,

Hal itu seakan seperti tangan TUHAN ada di bahu kita

Terimakasih TUHAN karena KAU masih bersedia dengar doaku dan bahkan menjawab dengan caraMU. Semua ini berawal dari doaku beberapa bulan yang lalu. Saat itu sedang merasa kesepian dan rasanya ada sesuatu yang kurang dalam hidupku. Saat masuk dalam doa malam, yang terucap adalah sebuah harapan, yah saat itu juga berkeluh kesah tentang hidup ini yang rasanya hampa, sepi, dan ku merasa rindu diperhatikan, rindu untuk dicintai, rindu bisa menikmati hari-hariku bersama dengan seseorang (gyaaa kasian deh aku). 2 tahun lebih kumenikmati kesendirianku, entah kenapa malam itu rasa itu yang begitu kuat alhasil yang terucap dalam doaku adalah kalimat-kalimat permohonan, harapan, dan pertanyaan. Hmm..pertanyaan?yah ku bertanya padaNYA, “Tuhan tidak pantaskah ku untuk seseorang, tidak layakkah jika ku kembali bisa merasakan ‘rasa itu’?”

Betapa luar biasa DIA berkarya dalam hidupku, DIA menjawabku dengan caranya. Aku bisa merasakannya karena memang secara nyata itu terjadi. Sejak doa itu, ku merasa temanku semakin bertambah banyak, bertemu dengan sahabat-sahabat baru yang menyayangiku dengan cara mereka. Ada beberapa yang hendak masuk dalam kehidupanku, entah itu dengan cara yang lembut hingga yang memaksa untuk masuk. Ada yang hanya berani menatapku dari jauh, memperhatikanku tanpa mengucap apa-apa; ada yang bersikap sok cuek sering menjahiliku dan tanpa kusadari ternyata memendam rasa padaku (itu kata temenku lho). Ada seorang ibu yang sering mengirim salam untukku, dan juga secara halus mempromosikan anaknya pada ibuku (hehe); ada seorang dari masa lalu yang datang kembali dengan pesona yang dulu sempat membuatku terbuai; ada seorang dari masa lalu jauh ketika aku masih di bangku SMP waktu itu aku sangat mengidolakannya, ia datang kembali dan sempat membuatku melayang; ada seorang teman yang statusnya masih dengan yang lain namun dengan beraninya dia merayuku dan menyatakan apa yang dia rasa; ada seorang yang selalu setia menyapaku dengan caranya; ada seorang yang bersedia membantuku disetiap kesulitanku; ada seorang yang bersedia menemaniku ketika ku harus terjaga untuk mengerjakan tugas hingga pukul 3 pagi, ada seorang yang bersedia bernyanyi untukku; ada seorang yang mempercayaiku begitu dalam hingga dia mampu bercerita tentang banyak hal kepadaku. Melalui mereka ku semakin yakin bahwa DIA sangat mengasihiku.

Kusadari benar sifatku dan kelemahanku, ku tidak ingin lagi untuk coba-coba, menerimanya tidak sepenuh hati karena ku tahu itu hanya akan menyakiti aku dan dia. Takut untuk jatuh kembali pada lubang yang sama yang dulu sempat membuatku sangat hancur dan mungkin karena itu menjadikan aku lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka hadir dan mewarnai hidupku, ku sangat bersyukur untuk semua itu, yah ku merasakan ini menjadi jawaban atas doaku. Seakan TUHAN hendak mengatakan kepadaku bahwa aku ini sangat berharga dan DIA sangat mencintaiku, yang secara nyata dapat aku rasakan melalui orang-orang di sekitarku. DIA memberikanku pilihan-pilihan dan aku mampu mengatakan tidak karena aku hanya ingin fokus meraih impianku dan membuktikan bahwa aku bisa. Maaf jika ada yang merasa tersakiti, terluka, dan mungkin merasa terhempas harapan yang selama ini ada. TERIMAKASIH untuk cinta yang hadir mewarnai hidupku, syukur untuk semua itu.